Obat dan Kosmetika Wajib Berserfikat Halal

Walaupun Artikel ini sudah lama tspi tidak basi untik dibaca, buat menambah wawasan terutama untuk kaum hawa, selamat membaca

Obat dan Kosmetika Wajib Berserfikat Halal
Oleh: Nurbowo, PIC Halal Watch

DEFINISI
Kosmetika, berasal dari Bahasa Inggris cosmetic yang artinya ‘’alat kecantikan wanita’’. Dalam Bahasa Arab modern diistilahkan dengan alatuj tajmiil, atau ‘’sarana untuk mempercantik diri’’. Definisi lebih rincinya, menurut Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) Depkes, kosmetika adalah: ‘’Sediaan atau paduan bahan yang siap untuk digunakan pada bagian luar badan (epidermis, rambut, kuku, bibir dan organ kelamin luar) gigi dan rongga mulut untuk membersihkan, menambah daya tarik, mengubah penampakan melindungi supaya tetap dalam keadaan baik, memperbaiki bau badan. Tapi, tidak dimaksudkan untuk mengobati atau menyembuhkan penyakit.’’
• Obat adalah sediaan untuk meredam atau menyembuhkan sakit, baik berupa obat oral maupun non-oral (misalnya balsem). Obat per oral, baik padatan (kapsul, tablet,
pil) maupun cairan (syrup), tergolong makanan. Tokoh perintis ilmu kedokteran seperti Hipokrates dan Ibnu Sina (Avisena), menyatakan bahwa obat adalah makanan.
Prof Qurais Shihab menjelaskan, makanan atau tha’am dalam bahasa al Quran, adalah segala yang dimakan atau dicicipi. Surat al Baqarah ayat 249, menggunakan
kata syariba (minum) dan yath’am (makan) untuk objek berkaitan dengan air minum.

RAMBU-RAMBU
• Sungguh, Allah Maha Indah dan mencintai keindahan.
• Jangan sampai kosmetika menjadi sarana tabarruj (berdandan bukan pada tempatnya, misalnya berparfum aroma sensual untuk ke pesta).
• Unsur kosmetika haruslah terdiri dari zat yang halal, tidak najis atau menjijikkan (khabitsaat), dan tidak membahayakan tubuh pemakainya.
• Hadis yang diriwayatkan Abu Daud dan Abu Darda, bahwa Rasulullah berpesan: “Sesungguhnya Allah-lah yang menurunkan penyakit dan obat. Ia menciptakan obat
bagi setiap penyakit. Berobatlah kalian dan jangan berobat dengan yang haram.” Didalam riwayat lain Rasulullah juga bersabda: Sesungguhnya Allah tidak menjadikan obat untuk kamu pada benda-benda yang diharamkan.”
• Menurut Fatwa MUI No.2/MunasVI/MUI/2000, penggunaan kosmetika yang mengandung atau berasal dari bagian tubuh manusia, hukumnya haram. Dewan Hisbah Persatuan Islam (PERSIS), dalam sidangnya pada hari 2 September 2000 di Sumedang, Jawa Barat, juga mengharamkan penggunaan plasenta untuk kosmetika.
• Pada 1994 Komisi Fatwa MUI telah memfatwakan bahwa babi dan komponen-komponennya haram dikonsumsi (baik sebagai pangan maupun obat dan kosmetika).
• Komisi Fatwa MUI pada Agustus 2000 menetapkan bahwa yang disebut minuman keras adalah minuman yang mengandung alkohol minimal 1% (satu persen). Inilah
yang tergolong khamar, baik dalam bentuk minuman maupun obat.
• Sesuai peraturan Depkes mengenai alkohol dalam obat, jika suatu syrup obat mengandung alkohol harus mencantumkan kadar alkoholnya dalam label pada kemasan. Nyatanya, sejumlah syrup obat masih mengabaikan peraturan ini.

TITIK KRITIS
1. Bahan Berbahaya Kosmetika
• Merkuri (Air raksa) ditambahkan pada pemutih dengan klaim sebagai penghilang flek-flek hitam
• Hidrokinon lebih dari 2 % ditambahkan pada pemutih dengan klaim sebagai pemutih kulit (syarat < 2 %)
• Rhodamin B (pewarna merah jambu) terdapat pada lipstick, perona pipi dan eye shadow
• Methanil Yellow ( pewarna kuning ) terdapat pada bedak, eye shadow
• Merah K3 terdapat pada bedak, eye shadow dan perona pipi
• Methanol lebih dari 5 % (syarat < 5 %) terdapat pada sediaan spray misal hair spray

2. Bahan Berbahaya Obat

Daftar Efek Negatif Obat
Nama Obat Khasiat Dampak Akibat Kelainan Gen Albuterol, Ventolin Asma Obat tidak efektif, kembung, perut berbunyi Thiopurine Leukemia pada anak-anak Obat tidak di
metabolik, menimbulkan kematian sumsum tulang Codeine Penghilang rasa sakit Tubuh tidak dapat mengubahnya menjadi bahan aktif, tidak ada pengurangan rasa sakit
Isoniazid Tuberculosis Tubuh memetabois terlalu cepat sehingga tidak ada yang terserap Prozac Anti depresan Obat dimetabolis terlalu lambat sehingga menimbulkan keracunan
Procainamide Sakit Jantung Obat tidak dapat dibersihkan dari tubuh, menimbulkan kerusakan hati Sumber: Newsweek, 8 Pebruari 1999

3. Bahan Haram Kosmetika
• Plasenta manusia. Telah digunakan sebagai bahan kosmetika sejak 1940. Khasiatnya, konon, menghilangkan kerutan, dan menstimulir pertumbuhan jaringan.
Plasenta lantas dikenal sebagai kelompok obat, yang kemudian oleh FDA dinyatakan sebagai misbranded. Pada tahun 1992-1994 pemerintah Kuba menganalisa bahwa
penting untuk membangun pabrik yang memproduksi berbagai macam obat-obatan dan kosmetika anti-aging. Misalnya, coriodermina (untuk pengobatan psoriasis),
piloactive lotion (untuk pengobatan alopecia), tromboplastine (pengumpalan darah), ophtalmic anti-inflammatory factor dietary supplement (osteoporosis-anemia), melagenina plus dan forte enteral food (perawatan intensiv), placental lactogen (obstetric), placental shampoo bioactive dermal cream, amniotic collagen cream, hair conditioner, facial tonic cleaning milks bioactive dermal soap.
• Amniotik liquid. Cairan yang berada di sekitar janin yang berfungsi untuk melindungi janin dari benturan fisik. Memiliki keuntungan yang sama dengan plasenta manusia serta penggunaannya terbatas pada penggunaan pelembab, lotion rambut dan perawatan kulit kepala serta shampo.
• Kolagen. Dalam produk kosmetika, kolagen memiliki efek melembabkan karena ia bersifat tidak larut air bahkan menahan air. Bahan ini bisa berasal dari sapi (bovine collagen, zyderm) atau babi.
• Cerebroside. Diproduksi secara alami dalam sel epidermal basal, merupakan lapisan kulit paling dalam. Setelah cerebroside terbentuk, ia akan tersekresi keluar sel kemudian bertindak sebagai lapisan pelindung. Karena sel baru terbentuk di lapisan di bawah kulit, kulit yang lebih tua akan bergerak menuju permukaan dan menjadi kering. Bahan cerebroside dapat bersumber dari sapi, lembu jantan, sel otak babi atau jaringan-jaringan sistem syarafnya.

4. Bahan Haram Obat
• Khamar. Bahan yang berpoyensi memabukkan. Indikasinya adalah kandungan alkohol, yang oleh MUIditetapkan harus kurang dari 1%.
• Plasenta manusia, atau plasenta hewan yang tidakhalal.
• Unsur Babi. Obat berbahan babi, misalnya obat suntikan penyakit diabetes mellitus (kencing manis) Insulin Nordisk injeksi (produksi Novo Nordisk) dan Insulin Retard NPH injeksi yang diproduksi Novo Nordisk. Heparin, obat pencegah penggumpalan darah yang banyak dipakai sebagai terapi bagi penderita jantung.
• Obat tradisional berbahaya. Termasuk dalam kelompok ini adalah kalajengking. Konon berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit berat, termasuk typhus dan angina.
Binatang berbahaya lain yang juga acap dijadikan obat adalah ular sendok atau kobra. Katanya, seluruh organ kobra mampu menyembuhkan sekaligus menangkal penyakit.
Empedu dan lulurnya manjur untuk sakit pinggang. Daging serta lemaknya cocok buat gatal-gatal atau koreng. Darahnya bisa menyembuhkan penyakit dalam, sementara otaknya diyakini mampu meningkatkan gairah seksual. Reptil lain, ular rattle (Lachesis muta), dipercaya untuk obat dipteri. Sedangkan laba-laba maut tarantula untuk angina. Pengobatan dengan organ binatang berbahaya memang tidak didasari logika-logika kesehatan. Hal ini terungkap dari hasil penelitian Azwar Agoes, Ketua Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional I Sumatera Selatan dan Guru Besar Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, pada akhir Juli 2000. Dari 22 pengobat tradisional (Battra) di 4 kecamatan dengan 7 desa Sumsel, tidak ada yang menyelesaikan pendidikan formal SD. Pengetahuan pengobatan tradisional
diperoleh secara turunan (100%). Setiap Battra selalu menyatakan dapat mengobati semua jenis penyakit (100%). Menurut survei tadi, Battra yang memenuhi
persyaratan WHO amat langka. Pengetahuan Battra diperoleh dengan magang atau belajar sendiri, termasuk secara spontan (spekulasi). Misalnya, di salah satu
dusun, ada Battra yang menyembuhkan penyakit kanker menggunakan cara-cara yang sulit dijelaskan secara ilmiah, yaitu bagian tubuh pasien diisap, dijilat, dan
dijampi.

TEMUAN LAPANGAN
• Jajak pendapat pada Milis HW bulan Maret 2007 yang diikuti 37 responden, rata-rata menginginkan obat dan kosmetika halal meskipun mereka umumnya juga masih
awam soal bahan haram obat dan kosmetika. Karena itu produsen wajib memberi garansi kehalalan berupa sertifikat halal.
• LPPOM MUI mensinyalir banyak obat dan kosmetik yang mengandung bahan haram. Menurut hasil penyigian mereka, dari 120 perusahaan, hanya 5 yang memiliki
label halal (Direktur LP POM MUI Dr Nadratuzzaman Hosen dalam jumpa pers di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa, 13/3/2007).
• Di pasaran, banyak obat batuk yang masih mengandung alkohol melebihi batas kehalalan.

Contoh Obat Batuk Mengandung Alkohol Lebih Dari 1%

NAMA OBAT ALKOHOL (%) PRODUSEN
ALLERIN 120 ML 5 United American
ALLERIN 60 ML 5 United American
ALPHADRYL EXPECTORANT 5 Pharma Apex
BENADRYL COUGH MEDICINE 5 Pfizer
BENADRYL DMP 3 Pfizer
CORICIDIN 6,4 Schering-Plough
EKSEDRYL EXPECTORANT 2,5 Ethica
INADRYL 5 Interbat
KEMODRYL 5 Phyto Kemo Agung
KOLDEX SA 10 Pharos
LISTERINE (KUMUR) 22,86 Warner Lambert
NIRITON 5 Phapros
PARADRYL 5 Prafa
RAMADRYL ATUSIN 3 Rama Farma
RAMADRYL EXPECTORANT 5 Rama Farma
RHINODIN 10 Medichem
Sumber: apotek-online, 2007

Contoh Obat Kulit Mengandung Placenta

NAMA OBAT PLACENTA PRODUSEN
BIOPLACENTON (jelly) 10% Kalbe Farma
BISMECON (jelly) 10% Mecosin
CENTABIO (jelly) 100 µg Sanbe
HEZZEL FARM PLACENTA (kapsul) n.a. Hezzel Farm
LAKTAFIT (tablet) 15 mg Dexa Medica
Sumber: apotek-online, 2007

Tempe

Makanan asli Indonesia, yang disebut dalam ‘Serat Centini’ dan buku “History of Java” karangan Sir Stanford Raffles bukan lagi santapan orang pinggiran.

Badan kesehatan dunia (WHO) bahkan mengakuinya sebagai makan berkhasiat yang dapat mencegah dan mengatasi berbagai penyakit, setelah hasil penelitian tentang senyawa pembentuk tempe di sejumlah negara maju seperti AS, Jepang, Inggris dan Jerman berbuah positif.

Tempe hasil fermentasi kedelai dengan inokulum ‘Rhizopus sp.’ yang berwarna putih kapan. “Rhizopus sp.’ ini merupakan jamur yang dapat mengurai protein dalam kedelai menjadi asam amino, sehingga lebih mudah dicerna tubuh.

Sumbangan terbesar tempe buat perempuan, salah satunya adalah: kemampuannya membuat tubuh tetap langsing serta mendukung program penurunan berat badan. Kandungannya hanya 157 kalori per 100gr. Tapi kadar lemak tempe cukup tinggi yaitu tiap 100 gr. mengandung 8.8 gr lemak (tempe segar) dan 19,7 (tempe
kering).

Namun, tempe mengeluarkan enzim Lipase, yang akan memecah lemak itu menjadi lemak yang dibutuhkan tubuh, seperti asam lemak linoleat dan oleat.

Tempe juga berpotensi meningkatkan mutu makanan perempuan. Setiap 100 gr tempe segar menyumbang 10.9 gr protein, lebih dari 25% kebutuhan protein per hari yang dianjurkan bagi orang dewasa.

Susunan asam amino tempe ini mempunyai kadar lisin yang tinggi tetapi metionin-sistinnya rendah. Struktur ini berlawanan dengan yang dimiliki beras. Teorinya, asam amino protein nabati bakal menjadi protein lengkap bila di campur dengan sesamanya, misalnya nasi dicampur tahu, atau nasi dicampur perkedel jagung. Itu sebabnya makan tempe campur nasi sangat dianjurkan.

Bagi ibu hamil dan menyusui, tempe dapat membantu dalam kecukupan zat gizi hanya dengan mengkonsumsi 50 gr tempe (2 potong tempe seukuran kotak korek api).

Tempe juga merangsang fungsi kekebalan tubuh terhadap bakteri ‘E.coli’ penyebab diare.
Caranya, tempe dikukus lalu dihaluskan kemudian dicampur dengan air tajin dan garam. Berikan racikan tempe ini berkali-kali. Cara ini sudah dibuktikan di Jepang saat wabah “E.coli O-175″ tahun 1996 lalu.

Tempe bisa melindungi perempuan dari serangan berbagai jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker rahim, dan sejenisnya. Senyawa dalam tempe diduga memiliki aktivitas antipenyakit degeneratif, antara lain vitamin E, karotenoid, superoksida, deismutase dan isoflavon.

Tempe juga dipercaya dapat mencegah anemia dan osteoporosis. Tempe berperan sebagai pemasok mineral, vitamin B-12 dan zat besi yang sangat dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah. Zat besi dalam tempe cukup tinggi mencapai 9mg, 30% dari kecukupan zat besi yang dianjurkan tiap hari, juga zat besi ini
lebih mudah diserap tubuh dibanding dengan zat besi pada pangan nabati lainnya. Sedangkan kandungan mineral kalsium tempe juga tinggi mencapai 347 mg/100gr, mencukupi 50% kebutuhan kalsium tubuh setiap harinya.

Tempe juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Senyawa protein, asam lemak PUFA, serat, niasin, dan kalsium dalam tempe dapat mengurangi plaque kolesterol yang dapat menyumbat pembuluh darah dan pengerasan pembuluh darah yang seringmenyebabkan penyakit jantung, hipertensi dan stroke.

Tempe juga berguna bagi proses pembentukan tulang menurut Prof. Ahmad Biben, guru besar pada Fakultas Kesehatan, Universitas Padjajaran Bandung. Kandungan zat aktif isoflavon, khususnya daidzein, genistein dan isoflavon tipe-2 yang dapat berkaitan dengan reseptor hormon ekstrogen dalam tubuh, mengurangi keluhan psikovasomotor, khususnya semburan panas di dada (yang sering dialami saat perempuan saat memasuki masa menopause).

Tempe mengandung berbagai unsur bermanfaat, seperti karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen anti- bakteri. Agar khasiat zat-zat ini tidak terbuang dalam proses pemasakan, Prof. Biben menganjurkan tempe dimasak dengan menu seperti sup, semur atau dibacem.

Melihat manfaatnya, wajar bila di mancanegara tempe sedang beranjak menjadi primadona, terutama di Jepang dan AS.

Pakar makanan tradisional DR. William Shurleff dan DR. Akiko Aoyagi bahkan menjuluki tempe sebagai ‘superior soyfood from Indonesia’.

Jadi, AYO MAKAN TEMPE…..!
Dan jangan sampai ada bangsa/negara lain yang
bikin hak paten atas makanan hebat asal Indonesia
ini!.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.